Jangan bertanya “Mengapa” Tuhan?

Pagi ini, ditengah taburan tanya yang selimuti diri, kuyakinkan bahwa Sang Hu memberi jalan terbaik bagi sang domba. Dia tidak pernah alpa, Dia tak pernah salah. Meski berjalan di kerikil tajam, pun hadapi rintangan yang kejam, tahanlah mulut dari bertanya “mengapa Tuhan?”.

Tinggalkan Balasan