Tarian Bibir Serong

Tarian bibir dimainkan di arena suci dengan tipuan si ular yang merasuk. Pengakuan nista sebagai kebenaran dipertontonkan dalam laku dan bibir serong. Rohani yang terhuyung bagai mabuk berat anggur mengaburkan yang hak dan batil dalam bayang abu-abu. Arena suci juga ternoda dengan syair kebohongan yang dilantunkan dari mulut dusta. Pastilah semua itu memilukan hati-Mu. Ampun-Mu, curahkanlah!

Tinggalkan Balasan