Yesus Menangis

Salah satu kisah yang menyatakan kasih Tuhan adalah pada waktu dibangkitkannya Lazarus setelah empat hari di dalam kubur dan sudah membusuk. Disitu dikatakan bahwa Yesus menangis (Yoh. 11: 35), Mungkin kita bertanya mengapa Yesus menangis, padahal dia akan melakukan mujizat dan akan membangkitkan Lazarus dari kematian.

Tentu saja tangisan Yesus bukanlah tangisan sandiwara dan airmata-Nya bukan airmata buaya seperti yang biasa dilakukan oleh orang-orang munafik. Tetapi tangisan Yesus adalah murni adalah kepiluan karena dia menempatkan perasaanNya seperti perasaan Maria dan Marta yang memang berduka.

Pelajaran : Dalam persoalan atau tekanan hidup yang kita alami, tidak jarang kita meragukan hati Tuhan kepada kita. Kita berpikir bahwa Allah tidak tahu dan tidak perduli permasalahan yang kita gumulkan. Namun lewat kisah ini kita belajar bahwa Yesus tahu dan sangat memahami persoalan yang kita alami. Dia turut merasakan pilu/duka yang kita alami.

Tinggalkan Balasan