Busy In Silence

Tidak mengherankan bila di zaman ini kita akan melihat orang-orang yang sibuk dalam diam atau busy in silence. Di rumah makan, di dalam bis, di rumah sakit, di mall, di ruang tunggu pesawat, di rumah, dan lain-lain. Kesibukan ini bahkan mungkin terjadi di tempat tidur atau WC sekalipun. Meski sibuk tapi tidak berisik. Sesekali mungkin tersenyum dengan bibir yang terkulum.

Smart Phone dengan segala kecanggihan dan fitur yang dimilikinya ditambah koneksi internet telah menjadi sahabat yang meskipun benda mati tetapi mampu membuat banyak orang sibuk sendiri dan tidak menghiraukan orang lain. Ada yang sibuk ber-sms, internet dengan menggunakan beberapa situs jejaring sosial dan ada juga bermain game. Cobalah anda amati disekitar anda. Anda mungkin akan menemukan di satu angkot dimana para penumpang tidak bicara antara satu dengan yang lain, atau beberapa orang dalam satu meja makan tidak banyak interaksi, suami-isteri dan anak-anak yang miskin komunikasi meski sama-sama di ruang tamu sebab tiap orang telah sibuk dengan dirinya.

Dilema. Di satu sisi smart phone dan internet ini bisa sangat bermanfaat untuk memudahkan komunikasi, memperluas jaringan baik itu persahabatan maupun bisnis dan mendapatkan informasi yang berguna. Namun di sisi lain, alat-alat tersebut dapat berdampak buruk selain karena kebebasan mengakses situs-situs yang mungkin memberikan informasi yang menyesatkan dan situs-situs berisi pornografi yang dapat merusak generasi muda, juga kuat “mendorong” penggunanya menjadi individualis dan mungkin juga egois.

Lalu bagaimana? Manfaatkanlah smart phone dan internet ini dengan cerdas. Artinya jangan sampai diperalat olehnya. Menggunakan teknologi untuk menunjang berbagai aktivitas yang berdampak positif dan menguntungkan sembari tetap membatasi diri adalah merupakan tindakan yang cerdas. Selalu ingat bahwa waktu kita sangat berharga. Berinteraksi langsung dengan orang-orang disekitar kita akan lebih berguna dan berkwalitas dibanding dengan orang-orang di dunia maya. (LH, Mei -14)

Tinggalkan Balasan