BELAJAR DARI NEHEMIA – 1.

Sekalipun dia telah menjadi pekerja menjadi seorang juru minum raja di Puri Susan, tetapi dia tidak melupakan tanah airnya, Yerusalem. Ia prihatin dengan keadaan bangsanya, yang kotanya sudah hancur dan kerohanian yang memprihatinkan. Niatnya untuk kembali membangun kota/negerinya (dan selalu identik dengan pembangunan keimanan) adalah sebuah mimpi besar, bahkan hampir MUSTAHIL sebab dia HANYALAH seorang tawanan yang telah dipekerjakan sebagai JURU MINUM Raja.

Tetapi dia memulainya dengan DOA meminta campur tangan Tuhan. Maka ketika ia menyampaikan niatnya itu kepada raja, sang raja mendukung dan mengizinkannya pergi dan memulai pekerjaan pembangunan Tembok Yerusalem.
———————————————————————
BERMIMPI BESAR? Jangan takut, bila itu untuk suatu pekerjaan mulia, berserah kepada Tuhan dan Tuhan akan campur tangan.

Tinggalkan Balasan