BELAJAR DARI NEHEMIA – 3

Niat Nehemia itu mulia. Ia ingin membungun kembali kotanya yang sudah hancur dan memulihkan kehormatan bangsanya.

Sebelum dia menyampaikan rencana pembangunan itu kepada orang-orang Yahudi sebangsanya, dia terlebih dahulu menyelidiki dengan seksama tembok-tembok Yerusalem yang telah terbongkar dan pintu-pintu gerbanya yang telah habis dimakan api, untuk mendapat keadaan yang real (sesungguhnya).

Ada 3 hal yang penting yang disampaikan Nehemia kepada orang-orang Yahudi pada saat dia mengutarakan rencana besar dan berat ini yaitu:

Tentang betapa malangnya mereka dimana Yerusalem telah menjadi reruntuhan dan betapa tercelanya mereka sebagai suatu bangsa.

  1. Betapa bermurahnya Allah yang melindungi dia, menolong dia sampai sejauh ini.
  2. Perkataan-perkataan raja – yang telah memberi izin bahkan memberinya panglima-panglima perang dan pasukan berkuda untuk menyertai (Juga karena pertolongan Tuhan)

Dengan semua itu, orang-orang Yahudi sadar akan keadaannya, sekaligus termotivasi untuk memulai pekerjaan besar itu dan berkata “Kami siap untuk membangun”

—————————————————

Janganlah bermuluk-muluk dalam hidup. Sebagai seorang pemimpin/orang beriman, nyatakan dan jelaskanlah realita yang terjadi meski pahit. Setiap orang perlu disadarkan akan keadaanya yang malang.

Namun mereka harus dikuatkan/diteguhkan/disemangati dengan kesaksian akan kemurahan Allah yang selalu terbuka kepada orang-orang yang percaya kepadaNya

Pastikan bahwa di dalam Tuhan selalu ada jalan. Dia selalu punya cara untuk membela perkara-perkara orang percaya yang berharap kepada-Nya.

Tinggalkan Balasan